Cara Menanam Stroberi

Stroberi salah satu buah yang sangat digemari masyarakat karena warnanya yang merah menyala, rasanya yang asam manis segar, dan manfaatnya yang banyak sekali. Stroberi tidak hanya enak dinikmati secara langsung, tetapi produk olahannya banyak diminati masyarakat.

Selain itu, buah stroberi juga bermanfaat ssebagai bahan obat-obatan dan kecantikan. Konon, mengkonsumsi 8 buah stroberi setiap hari dapat mencegah tumbuhnya berbagai penyakit pada tubuh kita. Dengan begitu banyaknya manfaat dan kegunaannya, maka tidak heran jika tanaman stroberi banyak dibudidayakan. Cara membudidayakan stroberi ada dua macam yakni :

  1. Secara Generatif

    Secara generatif ialah melalui pembenihan yang dilakukan dengan cara membeli benih di toko pertanian, kemudian direndam dalam air selama satu malam. Benih yang mengambang sebaiknya dibuang, setelah itu benih yang ada di dasar air diambil untuk dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Biji atau benih di semaikan di atas media tanam yang telah di isi campuran tanah, pasir dan pupuk kandang (kompos) dengan perbandingan 1:1:1 secara merata dan ditutup tipis dengan tanah.

    Benih disiram setiap hari.Benih yang telah bersemi dan memunculkan 2 buah daun sepanjang kurang lebih 2 cm siap dipindahkan ke bedeng sapih. Dengan jarak antar bibit sekitar 3cm. Benih stroberi harus dinaungi dengan plastik bening dan diberi pupuk daun. Setelah mencapai tinggi 10 cm dan telah merumpun bibit tanaman stroberi siap dipindahkan ke kebun.

  2. Secara Solon

    Cara yang lain menanam stroberi yaitu dengan cara stolon. Stolon merupakan sulur yang keluar dari tanaman dan terdapat anakan. Anakan dari stolon inilah kemudian yang digunakan sebagai bibit. Menanam stroberi dengan cara stolon harus dipilih stolon yang telah memiliki tangkai daun dan calon akar. Tangkai daun minimal 5 cm, sedangkan calon akar sudah tampak beberapa buah.

    Stolon ditanam pada polibag berdiameter 14 cm dan tinggi 15 cm dengan media tanam berupa tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Stolon yang telah memiliki akar cukup banyak, mulai dilepas dari induknya dengan cara memotongnya. Bibit yang telah tumbuh mencaai 10 cm dan berdaun rimbun, siap untuk ditanam atau dipindahkan di kebun.

Itulah ulasan tentang cara-cara menanam stroberi. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*