Cara Mengatasi Konflik dan Pertengkaran Dalam Rumah Tangga

Memiliki rumah tangga yang harmonis dan langgeng adalah dambaan setiap manusia, karena itu merupakan harapan utama bagi setiap pasangan yang mau menikah. Namun dalam kenyataanya, tidak semua yang kita inginkan dan harapakan itu terwujud dengan mudah.

 

Ada kalanya rumah tangga itu dipenuhi dengan konflik dan permasalahan, dan itu sudah menjadi bumbu dalam menjalin bahtera rumah tangga. Tergantung anda dan pasangan anda untuk menyikapinya. Seharusnya permasalahan dalam rumah tangga yang anda hadapi diselesaikan dengan cara berdialog dan musyawarah dengan pasangan. Namun ada beberapa kasus permasalahan rumah tangga, tapi orang tua masih ikut campur dalam menyelesaikanya. Cara ini tentunya tidak benar, karena bagi anda yang sudah menikah maka kehidupan anda sudah berubah.

 

Lalu bagaimana seharusnya anda bersikap atas permasalahan rumah tangga yang terjadi? Berikut beberapa caranya:

 

  • Cari Jalan Tengah

Perbedaan pendapat yang terjadi diantara kalian berdua dapat diselesaikan dengan cara mengambil jalan tengah. Jangan saling ngotot bahwa pendapatnya paling benar, semestinya berfikir saja bahwa pendapatnya ada benarnya dan pendapat anda juga baik. Nah dengan begitu maka bisa diambil jalan tengah untuk menyelesaikanya.

 

  • Bicarakan Dengan Baik Dan Jangan Emosi

Karena sifat egois yang dimiliki seseorang kadang akan membuat masalah semakin meruncing dan melebar kemana-mana. Bicaralah dari hati ke hati dan jangan saling emosi, karena anda dan pasangan anda bukan sedang bermain olahraga (yang harus ada kalah dan menang), namun anda dan pasangan anda sedang mencari solusi atas masalah yang ada.

 

  • Jangan Sampai Orang Lain Tahu

Masalah rumah tangga adalah aib yang tidak perlu orang lain tahu, termasuk orang tua. Jadi selesaikan berdua, jangan melibatkan orang tua karena terkadang orang tua akan memihak pada anak kadungnya dibanding menantunya. Maka dari itu, dalam urusan rumah tangga jangan sampai terdengar oleh siapapun.

 

  • Ingat Anak

Anak harus yang utama dan pokok. Bagi pasangan yang sudah memiliki anak, maka pertengkaran atau konflik seharusnya jangan sampai anak tahu, karena anak akan menjadi terganggu psikologinya. Perlihatkan saja bahwa hubungan anda dengan pasangan anda baik-baik saja.

 

  • Ingat Masa Pacaran

Misal saja saat sekolah anda memiliki kenangan indah dengan suami atau istri, maka setiap ada pertengkaran, coba ingat hal itu. hal tersebut akan membuat anda ingat betapa bagaimana perjuangan anda sampai anda dan pasangan anda menikah.

 

  • Bicarakan Sambil Ngeteh

Mungkin anda sering melihat iklan sebuah teh di Televisi, dimana perbedaan pendapat bisa diatasi dengan ngeteh bareng. Itu bisa anda lakukan, karena teh bisa membuat pikiran anda tenang.

 

Konflik dan pertengkaran dalam rumah tangga tidak harus diselesaikan dengan cara salah satu kabur dari rumah atau ada yang mengajukan perceraian. Yakinlah bahwa semua ada jalan keluarnya, asal anda mau berusaha dan pastinya tidak ada campur tangan dari siapapun, termasuk orang tua. Semoga bermanfaat bagi anda.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*