Cara Tepat Mutusin Pacar

Masa pacaran juga dikatakan masa penjajakan atau pengenalan karakter untuk menuju jenjang yang lebih serius, itu teori pacaran pada dasarnya. Pacaran juga seharusnya menjadi penyatuan dua karakter yang berbeda agar terbentuk satu kesamaan yang indah. Namun tidak semua orang pacaran berjalan sesuai keinginan dan harapan, karena banyak batu sandungan dan cobaan yang menghampirinya. Jika memang itu tidak baik bagi kamu dan dia untuk diteruskan, ya jangan dipaksakan karena lebih baik putus sekarang daripada menyesal setelah menikah nanti.

Perbedaan pandangan sering menjadi alasan utama saat ingin mengakhiri sebuah hubungan, karena hal itu jugalah yang akan menimbulkan rasa bosan dengan si dia. Akan tetapi alangkah baiknya jika menyatakan putus itu dilakukan dengan cara yang baik dan tepat, jangan sampai menimbulkan perpecahan diantara kalian. lalu bagaimana cara menyatakan putus yang baik dan benar itu, berikut uraianya:

  • Yakinkan Diri Kamu Apakah Benar Ingin Putus
    Renungkan dalam hati kamu, tanya hati kamu apakah kamu yakin ingin berpisah denganya atau tidak. Jika sudah yakin, maka kumpulkan tekat untuk menyatakan putus denganya.
  • Jangan Menunda
    Niat kamu seharusnya secepatnya diungkapkan agar tidak terlalu lama kamu dan dia terjebak dalam sebuah masalah. Katakan apa yang ingin kamu katakan,  jujur saja agar perasaan kamu jadi plong dan tidak ada yang mengganjal lagi.
  • Tidak Usah Tunggu Waktu Yang Tepat
    Tidak ada waktu yang tepat saat ingin menyatakan putus, karena hal ini harus segera dilakukan agar kamu tidak tersiksa batin, dan bagi dia mungkin hal ini juga yang di inginkan. Namun begitu, jangan menyatakan hal ini disaat dia sibuk, atau jangan dimuka umum.
  • Katakan Apa Alasanmu
    Nyatakan dengan disertai alasan yang tepat saat kamu ingin mengakhiri hubungan. Ungkapkan dengan yakin bahwa kamu harus mengakhiri ini agar tidak ada yang tersakiti lagi. Jika alasan kamu tepat dan tidak mengada ada maka kemungkinan besar dia akan menerimanya.
  • Siap Dengan Respon Darinya
    Apapun yang akan dia lakukan, kamu harus sudah siap dengan resiko itu. Apakah dia menerima atau malah justru marah, itu menjadi resiko kamu. Siapkan jawaban saat dia marah atau memaki kamu, namun jangan ikut terbawa emosi. Jika dia marah terus, sebaiknya tinggalkan dia dan beri waktu dia tuk berfikir dan menenangkan diri.
  • Jangan Goyah
    Jika kamu sudah yakin dan mantap, jangan pernah goyah terhadap keputusanmu, terkadang orang yang diputus pacar akan merengek agar tidak diputus, dan kebanyakan mereka baru menyesali kesalahan dan berjanji untuk memperbaiki. Jangan terpengaruh, anggap saja itu sudah terlambat.
  • Stop Komunikasi
    Jika sudah menyatakan putus, sebaiknya jangan berkomunikasi terlebih dahulu. Kamu jalani hidupmu, dan biarkan dia menjalani hidupnya.

Namun perlu diketahui bahwa jodoh ada ditangan Tuhan, maka jika suatu saat kalian ditakdirkan bersama lagi, maka yakinlah bahwa itu memang sudah menjadi garis hidup kamu. Dan jika waktu itu kembali buat kalian, percayalah bahwa keadanya sudah berbeda dari yang dulu. Semoga artikel singkat tersebut bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*