Cara Tradisional Mengatasi Bau Badan

Aktivitas yang membutuhkan energi membuat tubuh kita mudah mengeluarkan keringat. Itu sebabnya di waktu pagi hari sebelum beraktivitas mayoritas orang menggunakan deodorant untuk menangkal bau keringat (bau badan yang kurang sedap).

Bau badan atau BB disebabkan oleh keringat yang diurai oleh mikroorganisme. Semakin banyak keringat yang diurai, maka semakin kuat bau badanya. Namun tidak semua nggota badan mengeluarkan bau tidak sedap tersebut, namun hanya tempat-tempat tertentu saja.

Pada jaringan kulit terdapat dua jenis kelenjar keringat, yaitu kelenjar ecrineƂ dan apocrine. Kelenjar ecrine sudah ada sejak kita lahir, dan semua anggota badan termasuk kaki dan tangan. Kelenjar ini mengeluarkan keringat lebih encer dan tidak berbau.

Sedangkan kelenjar apocrine mulai ada pada saat manusia pubersitas dan hanya ada pada tempat-tempat tertentu, yaitu ketiak, puting susu, daerah genitalia, pusar, saluran telinga luar. Kelenjar ini mengeluarkan sekresi kental yang bermuara pada rambut ditempat-tempat tertentu. Kalau sekresi atau keringat itu sampai ke permukaan kulit dan kontak dengan mikroorganisme ditubuh maka akan menimbulkan bau yang tak sedap.

Setiap orang pastinya ingin menghilangkan bau badan yang ada, karena hal ini bisa menimbulkan rasa malu dan kurangnya rasa percaya diri.

Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya dengan menggunakan ramuan tradisional. Cara tradisional tersebut antara lain:

  1. Dengan air rebusan daun sirih yang memiliki efek antiseptik. Caranya dengan membilas area genitalia yang merupakan daerah lembab.
  2. Daun beluntas dan daun kemangi dikonsumsi untuk lalapan (mentah). Ini berfungsi menghilangkan bau badan di semua organ tubuh.
  3. Dengan menggunakan campuran antara jahe, kencur, gula. Semua bahan tadi direbus, kemudian minumlah secara teratur.
  4. Dengan beberapa bunga cengkih yang direndam dalam air matang, kemudian diminum rutin.
  5. Gunakan jeruk nipis yang dicampur dengan kapur sirih (sedikit saja untuk kapur sirihnya agar kulit tidak melepuh). Ini berguna untuk menghilangkan bau ketiak. Caranya oleskan campuran bahan tadi pada ketiak.
  6. Mentimun di iris kulitnya dan dioleskan ke bagian ketiak.
  7. Bau ketiak juga dapat dihilangkan dengan air tawas.

Untuk takaran semua bahan diatas dikira-kira atau secukupnya saja, karena tidak ada patokan pasti.

Nah itulah berbagai macam bahan tradisonal yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Namun perlu diingat, disamping mengkonsumsi bahan-bahan tradisonal di atas, anda juga wajib menjaga kebersihan tubuh, seperti mandi rutin minimal 2 kali sehari. Semoga ulasan ini bermanfaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*