Masalah Yang Bisa Terjadi Pada Bayi Dan Penanganannya

Menjadi ibu baru dalam kehidupan merupakan pengalaman yang amat membahagiakan. Suka duka meski dijalani dalam awal kehidupan si kecil. Banyak kebingungan yang datang dalam merawatnya. Untuk itu kenali si kecil dalam awal pertumbuhannya. Berikut masalah-masalah yang bisa terjadi pada bayi beserta penanganannya:

Bayi Sering Buang Besar

Banyak para ibu menganggap bahwa bayi yang sering buang air besar diduga kerena diare. Tapi ternyata anggapan itu salah. Asal kita tahu bayi dengan ASI eksklusif sering buang air besar dengan frekuensi 6-10 kali dalam sehari.

Sering Buang Air Kecil

Ini dikarenakan bayi sering menyusu jadi frekuensi untuk buang air kecil lebih sering. Sering-seringlah ganti popok dan jaga kebersihan terutama di sekitar alat kelaminya.

Sering Buang Angin

Jangan keburu meganggap bahwa bayi mengalami kembung, ini hanya karena udara yang terjebak di dalam saluran pencernaan. Dan asal ibu tahu bayi yang buang angin itu malah bagus.

Bayi Menstruasi

Mayoritas para ibu panik dengan kondisi bayi yang mengeluarkan darah lewat kemalunya persis seperti orang dewasa yang sedang mengalami menstruasi. Ini disebabkan karena pengaruh hormon estrogen ibu yang banyak di produksi selama bayi masih dalam kandungan. Seiring dengan penurunan kadar hormon kondisi seperti ini akan menghilang dengan sendirinya dan tidak perlu pengobatan.

Sering Cegukan

Ini wajar dialami oleh bayi, bahkan orangtua zaman dulu mengatakan bahwa sering cegukan itu pertanda anak akan cepet gede. Sebenarnya cegukan terjadi akibat kontraksi pada sekat rongga badan yang memisahkan rongga dada dan rongga perut (diafragma). Umumnya cegukan akan hilang dengan sendirinya dan tidak berbahaya. Kondisi seperti ini cukup ditangani dengan diberi minum air hangat.

Bernafas Mengeluarkan Bunyi

Ini disebabkan karena adanya lendir yang menghambat saluran pernapasan. Bayi yang baru saja lahir belum bisa mengeluarkan lendir dari tenggorokan melalui batuk. Lendir ini disebabkan adnya alergi yang muncul melalui makanan yang dikonsumsi ibu, lalu masuk ke bayi melalui ASI. Lendir juga bisa dikarenakan adanya influenza.

Banyak Mengeluarkan Keringat

Kepala, tangan, dan kaki paling banyak mengeluarkan keringat pada bayi yang baru saja lahir. Namun semakin bertambahnya usia, maka keringat yang keluar akan semakin berkurang. Keringat yang berlebih pada bayi juga bisa disebabkan karena ibu memeberi susu sapi pada bayi. Karena susu sapi dalam tubuh akan diubah menjadi protein. Proses pengubahan tersebut akan mengeluarkan panas yang akan dikeluarkan melalui kelenjar keringat.

Alat Kelamin Mengalami Pembengkakan

Ini disebabkan karena tingkat estrogen yang tinggi dalam plasma selama ibu hamil. Biasanya pembengkakan alat kelamin pada bayi bisa terjadi pada bayi perempuan dan juga bayi laki-laki.

Demikian yang perlu ibu ketahui hal-hal yang mungkin terjadi pada bayi yang baru saja dilahirkan. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*