Penyebab Urtikaria Atau Biduran

Urtikaria atau biduran adalah reaksi dari kulit yang ditandai dengan munculnya ruam berwarna kemerahan dan pucat disertai keluhan gatal, rasa tersengat atau seperti tertusuk. Ruam ini awalnya muncul di satu bagian tubuh dan akhirnya menyebar. Penyebab urtikaria atau biduran itu ada berbagai macam, dan itu akan saya bahas pada artikel kali ini.

 

Ukuran dan bentuk ruam itu sendiri bisa berbeda-beda, yaitu:

 

  • Ruam

Pada kasus urtikaria atau biduran akan terasa gatal, kadang terasa perih atau menyengat.

 

  • Gejala

Gejala yang muncul akibat biduran berupa ruam. Ruam ini terasa sangat gatal dengan ukuran dan lokasi yang berbeda-beda. Ruam berwarna merah apabila ditekan akan berubah warna menjadi putih atau kekuningan, dan apabila dilepas akan berubah warna merah lagi. Ruam busa menghilang di satu bagian dan muncul lagi di bagian tubuh yang lainya. Setelah ruam menghilang, kulit akan kembali normal dengan sendirinya. Biduran pada umumnya akan membaik dan hilang dalam dua hari.

 

  • Urtikaria

Bisa terjadi selama beberapa jam hingga beberapa hari. Biduran yang terjadi selama kurang dari enam minggu disebut sebagai biduran akut atau jangka pendek. Sedangkan urtikaria lebih dari enam minggu disebut urtikaria kronis. Urtikaria ada yang bersifat kambuhan selama beberapa bulan atau bahkan tahunan.

 

Seperti yang sudah saya tekakan diawal bahwa urtikaria itu disebabkan oleh beberapa hal. Munculnya ruam pada kulit dipicu oleh tingginya kadar histamin yang dilepaskan ke kulit. Histamin menyebabkan pembuluh darah menjadi rileks dan melebar sehingga aliran darah pun meningkat. Dengan banyaknya darah yang mengalir di bawah permukaan kulit, kulit pun terlihat memerah. Kelebihan cairan ini jugalah yang menyebabkan pembengkakan pada kulit dan rasa gatal.

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya biduran:

  • Terjadi kontak dengan pemicu atau penyebab alergi, misalnya lateks dan bulu binatang.

 

  • Makanan, makanan penyebab biduran yang paling umum adalah kacang, cokelat, makanan laut, telur, gandum, dan susu.

 

  • Obat-obatan, misalnya antibiotik, aspirin, obat anti-hipertensi dan ibuprofen.

 

  • Zat adikitif atau bahan tambahan dalam makanan seperti pemanis, pengawet, penguat rasa, pewarna, pengental, dan lain-lain.

 

  • Gigitan serangga.

 

  • Faktor lingkungan seperti paparan terhadap kondisi atau cuaca panas atau dingin, paparan terhadap air tertentu, atau sinar matahari.

 

  • Penyebab urtikaria yang terakhir adalah karena adanya stres.

 

 

Itulah beberapa penyebab urtikaria atau biduran. Semoga bermanfaat bagi anda semua, semoga menambah wawasan anda untuk lebih berhati-hati.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*