Solusi Agar Anak Menjadi Pribadi Yang Pemberani Dan Mandiri

Apakah buah hati anda masih tidak berani berangkat sekolah sendiri?

Apakah kemana-mana masih minta antar, adahal usia sudah menginjak umur 8-9 tahun?

Kenyataan di atas merupakan dampak dari:

Pengalaman Traumatis

Ini mungkin dikarenakan anak pernah mengalami sesuatu yang membuatnya menjadi takut, diperlakukan dengan kasar oleh orang, di buntuti oleh orang yang tidak dikenal, bertemu hewan yang menakutkan,dsb.

Seringnya Ditakut-takuti

Orang tua sering menakut-nakuti anak untuk tidak melakukan sesuatu yang menurut orang tua membahayakan anak. Padahal sebenarnya cara ini tidak disarankan, karena tanpa sengaja orang tua mengajarkan anak untuk takut pada sesuatu. Ambil contoh, anak akan pergi main, karena pada saat itu harusnya anak tidur siang, maka ibu menakut-nakuti begini: “awas lho nanti kamu digigit kucing atau anjing”. Nah cara itu malah justru membuat anak menjadi takut akan kucing dan anjing.

Solusi dari permasalahan agar anak tidak menjadi penakut lagi adalah dengan melatih keberanian anak, caranya adalah dengan memberi tahu bahwa dunia luar itu tidak menakutkan, bahkan mlh menyenangkan. Lalu ajak anak jalan-jalan disekitar perumahan serta ajari cara bersosialisasi dengan orang sekitarnya. Namun untuk anak yang sudah mengalami trauma berat,sebaiknya menggunakan jasa orang yang ahli.

Disamping itu, orang tua juga harus menanamkan cara-cara dibawah ini:

Lakukan Observasi Atau Survey Terlebih Dahulu

Pastikan lingkungan yang akan di lalui anak adalah lingkungan yang aman. Jarak tempuhnya pun jangan terlalu jauh, maksimal 2 km. Perhatikan pula apakah jalan tersebut ramai dengan kendaraan atau tidak, apakah jalan tersebut banyak polusi atau tidak, disekitar sungai yang berbahaya atau tidak.

Membekali Anak Dengan Peraturan Dan Larangan

Lebih tepatnya kepada peraturan rambu-rambu umum, seperti ajarkan anak agar berjalan lewat jalur kiri, leihat kanan kiri sebelum menyeberang. Ajarkan juga agar menolak apabila di ajak orang yang belum dikenal. Segera minta tolong dengan berteriak apabila ada orang yang tak dikenal dan mau mengajak secara paksa.

Sudah Kenal Jati Dirinya Sendiri

Orang tua sebaiknya melepas anak setelah anak mengetahui jati dirinya, siapa dirinya, siapa orang tuanya, tahu alamat rumahnya, nama orang tuanya, nama anggota keluarga. ini untuk mengantisipasi jikalau anak tersesat nantinya.

Jangan Sampai Anak Mengundang Bahaya

Tujuanya agar tidak mengundang bahaya. Barang berharga yang dimaksud adalah seperti perhiasan, juga jangan memakaikan anak dengan pakaian yang terbuka. Ajarkan untuk selalu waspada.

Itulah pedoman bagi para orang tua dalam melepas anaknya pergi sendirian. Namun sebagai catatan, sebaiknya jangan melepas anak pada usia di bawah 7 tahun. Ada baiknya pada usia segitu untuk selalu ditemani orang tua atau pengasuh, kalaupun mau di ajari untuk jadi pemberani, lakukan sedikit demi sedikit, dan terus diawasi walaupun dari jauh. Semoga bermanfaat bagi pedoman para orang tua.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*